Tanya-Jawab :Puasa Pada Hari Raya


Tanya :
Sebagai muslim yang awam, saya perlu menanyakan persoalan yang saya hadapi kepada pengasuh: bagaimana bila puasa dilaksanakan pada hari raya, dalam hal ini karena ada perbedaan penetapan hari raya, misal ada yang hari Senin dan ada yang hari Selasa.

Jawab :
Puasa pada tanggal satu syawal memang diharamkan oleh Allah melalui sabda Rasulullah yang artinya: “dari Anas ra, bahwa Nabi SAW melarang puasa lima hari dalam setahun, yaitu: hari raya Idul Fitri, hari raya Idul Adha dan tiga hari tasyriq (tiga hari sesudah Idul Adha)” (HR. Daruquthni).

Maka orang yang telah melihat bulan dan meyakini bahwa hari itu adalah hari raya Idul Fitri tentu saja dia tidak boleh berpuasa meskipun orang-orang di kampungnya tetap berpuasa, sebab tidak boleh melakukan yang dilarang Allah sementara hendak menghormati perintah yang sunat, yaitu salat Idul Fitri. Anda tidak salat Idul Fitri tidak ada masalah, yang penting anda jangan sampai puasa pada hari yang diharamkan berpuasa, sementara di masyarakat secara luas hari itu sedang melaksanakan Idul Fitri.

Ada satu hal yang mesti anda pahami bahwa, berakhirnya bulan Ramadan itu ditentukan dengan munculnya bulan pada tanggal satu syawal, orang mau mengerjakan salat Idul Fitri atau tidak kalau bulan sudah nampak berarti Ramadan berakhir dan bergantilah dengan syawal, jadi hari itu tidak dibenarkan berpuasa.

Seharusnya orang yang berpuasa pada hari itu memang dikatakan puasa pada hari raya Idul Fitri yang diharamkan, tapi karena belum mau sepakat dengan umat Islam secara keseluruhan dalam penetapan tanggal satu syawal, akhirnya mereka masih merasa dalam bulan Ramadan.
Demikian jawaban singkat pengasuh, semoga persoalan yang anda hadapi sudah semakin jelas duduk persoalannya.

Tags: ,

LPPD Khairu Ummah

Menjadi unsur dan wadah yang melahirkan konsep pengembangan dakwah, pembinaan umat dan lembaga keumatan serta pelayanan dakwah, pendidikan dan sosial menuju kejayaan Islam dan Umatnya.

0 comments

Leave a Reply